2.1 Definisi Teknologi dan Pendidikan
Bila melihat pada pengertian umumnya, teknologi adalah sebuah aplikasi atau penerapan yang memiliki tujuan untuk bisa memenuhi kebutuhan manusia dan mempermudah mendapatkan hal atau tujuan yang ingin dilakukan. Sementara pendidikan merupakan sebuah alternative kesadaran dari semua lapisan masyarakat maupun pemerintah melalui kegiatan belajar dalam kelas, pelatihan dan kegiatan lain yang dilakukan di dalam lembaga pendidikan maupun di luar lembaga pendidikan.
Teknologi Pendidikan adalah studi dan etika praktik untuk memfasilitasi dan meningkatkan kinerja pembelajaran. Studi dan etika praktik tersebut dapat melalui penciptaan, penggunaan, pengaturan proses, dan sumber daya teknologi.
Teknologi Pendidikan merupakan perpaduan dari unsur manusia, mesin, ide, prosedur, dan pengelolaannya. Teknologi Pendidikan bersifat abstrak. Dalam hal ini Teknologi Pendidikan bisa dipahami sebagai sesuatu proses yang kompleks, dan terpadu yang melibatkan orang, prosedur, ide, peralatan, dan organisasi untuk menganalisis masalah, mencari jalan untuk mengatasi permasalahan, melaksanakan, menilai, dan mengelola pemecahan masalah yang mencakup semua aspek belajar manusia.
Teknologi Pendidikan juga merupakan suatu cara yang sistematis dalam mendesain, melaksanakan, dan mengealuasi proses keseluruhan dari belajar dan pembelajaran dalam betuk tujuan pembelajaran yang spesifik, berdasarkan penelitian dalam teori belajar dan komunikasi pada manusia dan menggunakan kombinasi sumber-sumber belajar dari manusia maupun non-manusia untuk membuat pembelajaran lebih efektif.
2.2 Definisi Teknologi Pendidikan Menurut Para Ahli
Menurut Prof. Dr. Nasution, M.A. (1987 : 20) Teknologi Pendidikan adalah media yang lahir dari perkembangan alat informasi yang digunakan untuk tujuan pendidikan.
Teknologi Pendidikan adalah pengembangan, penerapan, dan penilaian sistem- sistem, teknik, dan alat bantu untuk memperbaiki dan meningkatkan proses belajar manusia.
Menurut Prof. Dr. Yusufhadi Miarso, M. Sc. (1986 : 1) Teknologi Pendidikan merupakan proses yang kompleks dan terpadu yang melibatkan orang, prosedur, ide, peralatan, dan organisasi untuk menganalisis masalah mencari jalan pemecahanya, melaksanakan, mengevaluasi, dan mengelola pemecahan masalah yang menyangkut semua aspek belajar manusia.
Teknologi Pendidikan merupakan suatu bidang garapan khusus yang berkepentingan mengatasi permasalahan belajar pada manusia, dengan memanfaatkan berbagai macam sumber insani dan non-insani dan menerapkan konsep sistem dalam usasha pemecahannya itu.
Definisi awal Teknologi Pendidikan (1920), Teknologi Pendidikan dipandang sebagai media, media ini sebagai media pembelajaran visual yang berupa film, gambar, dan tampilan media ini menampilkan suatu mata pelajaran.
Teknologi Pendidikan (1960) dipandang sebagai suatu cara untuk melihat masalah pendidikan dan menguji kemungkinan- kemungkinan solusi dari permasalahan tersebut.
Teknologi Pendidikan (1970) adalah suatu cara yang sistematis dalam mendesain, melaksanakan, dan mengevaluasi proses keseluruhan dari belajar dan pembelajaran dalam bentuk tujuan belajar yang spesifik.
Menurut AECT (1972) Teknologi pendidikan adalah satu bidang atau disiplin dalam memfasilitasi belajar manusia melalui identifikasi, pengembangan, pengorgnasiasian dan pemanfaatan secara sistematis seluruh sumber belajar dan melalui pengelolaan proses kesemuanya itu.
Menurut AECT (1977) Teknologi Pendidikan adalah proses kompleks yang terintegrasi meliputi orang, prosedur, gagasan, sarana dan organisasi untuk menganalisis masalah dan merancang, melaksanakan, menilai dan mengelola pemecahan masalah dalam segala aspek belajar manusia.
Menurut AECT (2004) Teknologi pendidikan adalah studi dan praktek etis dalam upaya memfasilitasi pembelajaran dan meningkatkan kinerja dengan cara menciptakan, menggunakan atau memanfaatkan, dan mengelola proses dan sumber-sumber teknologi yang tepat.
Menurut AECT (2008) Teknologi Pendidikan adalah studi dan etika praktek untuk memfasilitasi pembelajaran dan meningkatkan kinerja dengan menciptakan, menggunakan, dan mengelola proses teknologi yang sesuai dan sumber daya.
2.3 Konsep Teknologi dan Pendidikan
Menjadi seorang pendidik tentunya harus bisa memahami bagaimana pengaruh teknologi dan pendidikan. Karena pada dasarnya kajian pendidikan akan menghasilkan konsep serta praktek pendidikan yang sedikit banyak nya bisa memanfaatkan media sebagai sumber pembelajaran.
Terdapat sebuah persepsi yang menyatakan bahwa teknologi dan pendidikan sama dengan sebuah media. Padahal kedudukan media memiliki fungsi sebagai sarana agar bisa memudahkan dalam proses pencapaian informasi ataupun bahan pembelajaran. Pandangan lainnya juga memasukan kurikulum pada bagian teknologi dan pendidikan, namun tentunya dengan berdampingan.
Sehingga bila menghubungkan antara teknologi dan pendidikan maka ini akan berkaitan juga dengan kurikulum teknologi dan pendidikan. Sebuah studi yang berfokus pada proses pengembangan kurikulum dalam pendidikan serta pemanfaatan teknologi di dunia pendidikan tersebut. Pemanfaatan teknologi secara spesifik dan tempat dapat membantu proses kegiatan belajar mengajar agar lebih efisien dan lancar. Oleh sebab itu, teknologi pendidikan harus memiliki peran yang signifikan pada pengembangan kurikulum.
Di samping itu, pendidikan sendiri bisa dibilang memiliki 3 ide utama, diantaranya:
- Memanfaatkan konsep proses dibandingkan dengan konsep produk
- Memanfaatkan istilah massage serta media instrumentation dibandingkan dengan istilah materials serta mesin
- Memperkenalkan bagian-bagian terpenting dari sebuah pembelajaran dan juga teori komunikasi.
2.4 Peranan Teknologi dalam Dunia Pendidikan
Di zaman modernisasi seperti sekarang, manusia sangat bergantung pada teknologi. Hal ini membuat teknologi menjadi kebutuhan dasar setiap orang. Dari orang tua hingga anak muda, para ahli hingga orang awam pun menggunakan teknologi dalam berbagai aspek kehidupannya.
Teknologi di masa kini telah berkembang dengan pesat. Tak seperti waktu dulu, Teknologi sangatlah berpengaruh dalam aspek kehidupan manusia dan ikut berperan dalam kehidupan masyarakat luas khususnya peran teknologi di bidang pendidikan. Dalam pendidikan sendiri teknologi kini memiliki peranan tersendiri dalam proses belajar mengajar.
Peran Teknologi dalam Proses Belajar Mengajar Masa Kini, Banyak sekali peran yang dimiliki teknologi dalam proses belajar mengajar pada masa kini, sama halnya pada zaman dahulu dalam dunia pendidikan meiliki metode-metode dan media dalam proses belajar mengajar. Namun pada zaman sekarang dengan semakin berkembangnya teknologi, dunia pendidikan pun memiliki metode dan media baru dalam penerapan proses belajar mengajar dengan menerapkan peranan penting teknologi dalam proses belajar mengajar.
Sebagai contoh peran teknologi dalam proses belajar mengajar yaitu adanya penerapan metode penyampaian materi dengan menggunakan teknologi seperti halnya pemakaian LCD PROJECTOR untuk metode penyampaian materi kepada murid dalam proses mengajar.
Contoh lainya saat seorang guru menyampaikan pengumuman materi yang harus dipelajari kepada murid dengan menggunakan teknologi microphone atau pengeras suara speaker, agar pengumuman materi yang disampaikan oleh seorang guru menjadi lebih terdengar dengan jelas.
Untuk kelas kesenian atau pembelajaran seny budaya para guru menggunakan teknologi sound system digunakan untuk pengeras suara lagu jawa ataupun lagu daerah lainya yang digunakan untuk mengajar kelas seni tari pada saat pembelajaran seni.
A. Peranan tekonologi terhadap siswa/siswi
- Sebagai media pembelajara daring(online)
- Sebagai media belajar online dengan cangkupan yang lebih luas sebagai pengganti buku dan digantikan teknologi buku elektronik.
- Sebagai media belajar kelompok , Karena teknologi smartphone yang dilengkapi aplikasi messenger seperti whatsap dapat membuat grub antar siswa agar lebih mudah dalam melakukan diskusi berkelompok tanpa harus berkumpul.
- Dengan adanya teknologi untuk metode belajar siswa akan memiliki pengetahuan yang lebih luas sebagai contoh mesin penulusur google yang memiliki banyak sekali artikel dan ilmu didalamnya yang dapat kita akses secara gratis.
- Peran teknologi terhadap siswa lainya sebagai media untuk mendapatkan pengumuman dari seorang guru atau ketua kelas jika ada PR ataupun pengumuman untuk libur memalui smartphone via sms ataupun online messenger atau whatsap
- Lebih ringkas dalam pembelajaran karena materi yang tertera pada teknologi mesin telusur google menunjukan apa yang sedang kita cari dan sangat memudahkan kita dalam menemukan suatu jawaban tanpa memakan waktu lama dan dapat mempersingkat waktu dalam pencarian artikel atau wacana untuk para siswa siswi belajar.
B. Dampak positif teknologi pendidikan
- Informasi yang dibutuhkan semakin cepat dan mudah diakses untuk kepentingan pendidikan.
- Inovasi dalam pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi e-book atau e-learning yang semakin memudahkan proses pendidikan.
- Kemajuan teknologi dan informasi juga memungkinkan berkembangnya kelas virtual atau kelas yang berbasis teleconference, yang tidak mengharuskan pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan.
- Sistem administrasi lebih mudah dan lancar karena penerapan Sistem Teknologi Informasi.
C. Dampak negatif teknologi pendidikan
- Terutama para siswa dan siswi pengguna smartphone yang canggih , akan menjadi malas membaca buku karena terlalu bergantung pada smartphone dan artikel yang ada di mesin telusur google.
- Para murid akan kurang bersosialisasi setelah jam sekolah usai dikarenakan mereka lebih memilih berkomunikasi dengan menggunakan teknologi smartphone.
- Meningkatnya kecurangan saat ujian dikarenakan mereka mudah mencakup informasi dengan teman yang lainya.
- Penggunaan teknologi smartphone yang terlalu lama dapat menyebabkan mata para siswa dan siswi menjadi minus.
- Para murid lebih cenderung mengetik daripada menulis.
- Dapat membuat semakin malasnya para murid berpikir kritis saat belajar karena merasa dapat menyelesaiknya hanya dengan browsing pada mesing telusur google yang ada pada teknologi smartphone maupun laptop komputer.
